Laporkan Penyalahgunaan

Tags

Recent Posts

Recent Comments

Nature

Facebook

Popular Posts

Beruntung

Posting Komentar
Entah aku beruntung, atau tidak beruntung aku bertahan pada hal-hal tak kumengerti aku berjalan dengan lelah amat sangat lelah,  namun esok-esok kuharap aku bisa menghela napasku,  sebanyak yang kub…

Jarum

Posting Komentar
Kau ingin tahu mengapa aku enggan memelukmu di tubuh ini terlalu banyak jarum, jarum-jarum ini tajam dan beberapa berkarat ujungnya sebagian menancap padaku, sebagian lagi mengarah ke dunia, ia akan …

sepi abadi

Posting Komentar
aku menghormati sepi  dengan tak membagi  pada kau yang hendak pergi,  lagi pula kau sudah punya sepi sendiri tanpa perlu aku beri,  dulu kau pernah berandai-andai  setelah pelukan itu tiba,  sepikau…

bagaimana kecemasan bekerja

Posting Komentar
pertama, begitu bangun kau dengar detik jam, dengkur kulkas, dengung jangkrik, koor nyamuk, setelahnya kau tatap plafon dengan harap-harap cemas, waswas bergejolak, menyala-nyala di kepala: esok hari…

Hari Baik untuk Melupakan Duka

Posting Komentar
Hari Baik untuk Melupakan Duka 26 Jul 2023 Berapa malam kita lewati untuk menyiram luka-luka yang tak sehari pun sembuh, dengan mengenang,  (yang tak pantas dikenang) pikir kita bakal ada yang peduli…

Bumi Berduka

Posting Komentar
Bumi Berduka September hitam, aku terusir dari langit kau harus pergi, ujar tuan segala sebelum setan menggantikan jiwamu, lalu aku terempas, tiba bertengger di cabang beringin berharap menj…

Sampai Tiba Masa Disembuhkan Maut

kau api pertama, yang membakar hingga hangus tak bersisa tulang & nyaliku tanpa ampun, kau kapal berhantu, terapung-apung sekarat di atas samudra laraku mengundang mara; gelombang duka nestapa, t…

Usaha Membendung Waktu

Tiap sore aku datangi satu per satu tunggul, bertanya adakah yang tersisa dari  kesusahpayahan kita berdiri,  sebelum mati ditebang kapak murka milik sang buta, Lalu kita pernah dibakar, digulung-gul…

Tunggul

Tiap sore aku datangi satu per satu tunggul, bertanya adakah yang tersisa dari  kesusahpayahan kita berdiri,  sebelum mati ditebang kapak murka milik sang buta, Lalu kita pernah dibakar, digulung-gul…

Pesan dari Pengawas Lapangan Sebelum Menyerahkan Map Merah

kita adalah orang-orang idiot yang dibodohi posisi kau pikir aku tinggi, sementara aku hina di bawah sini kita hina-menghinakan kita bicara mendua di…

Jalan Terjal itu Tiba Waktunya Kita Tinggalkan

Posting Komentar
Ketika kau terjatuh, batu sandungan itu tergeletak bukan tiada sebab, mengapa ia di sana dan langkahmu tepat mengenainya, Itu karena ada alasan, …

Berikan Aku Jalan yang Lurus

Posting Komentar
Hitung, mohon kau hitung, berapa kali bibir ini merapal pinta dalam canda, senang, marah, lara, gelisah meminta-minta dan menyerah, merendahkan diri serendah-rendahnya, berikan daku jalan yang lu…

Undangan Duka

Posting Komentar
Aku tahu, kau ingin aku datang, membawakanmu bingkisan  Biar kukumpulkan air mata ke dalam botol anggur dan kututup dengan sesal Biar kubungkus kado hari ini dengan almenak yang mencatat tanggal kapa…

Jalan yang Sudah Dilalui

Posting Komentar
Jalan yang Sudah Dilalui                untuk Robert Frost jalan asing yang kupilih, mengantarkan pada nisan tak bernama, hanya mawar kuyup dan selasih yang layu terbaring dalam damai di atas gunduka…

Lampu-Lampu

Posting Komentar
aku takjub, pada lampu-lampu yang menyala terang di kepalamu, dan di kepala mereka itu,  sungguh menyilaukan mataku, setiap kali kau berucap--dan mereka bertepuk, berdecak, bersorai maka makin bender…

September Penghabisan

Posting Komentar
Semilir angin menyeka lembut pipi pemuda jelata, dengung ponsel menggetarkan kesadaran         membangunkannya, Ia terjaga di tengah malam, mendapati jiwanya sebagian terpotong-potong di angkasa …

Adiksi

Posting Komentar
Sudikah pagi ini, kau memagut tubuh ringkihku, beri daku hangat sementara saja, remas telapak tanganku yang pengecut, tiap hari aku dibayang-bayangi desakan ingin lekas-lekas bahagia, kuda lia…

Hari Penghakiman

Posting Komentar
Alarm langit ditiupkan. Tulang belulang terbangun. Daging dan urat, mata dan lidah, kaki dan tangan, menyatu dan menyembur dari dalam tanah merah. Kau terbangun bermalas-malasan. Sedikit takjub. Ban…

Engkau yang Paling Kesepian di Muka Bumi

Posting Komentar
Kau yang paling kesepian di muka bumi, teronggok dibiarkan, disayang pun tidak sunyi adalah lagumu dan malam adalah pakaianmu kau berkelana dalam…

Besok

Posting Komentar
Besok, aku tak tahu ada di mana kita berdiri, karena hidup adalah mimpi sulit diterka, mudah dijalani, Jika aku menemukanmu, kau menemuiku, masih adakah kata-kata yang kita sisakan,  untuk pembicaraa…